Selasa, 10 Januari 2012

Penanganan Angina Pectoris

PENANGANAN

Penanganan angina meliputi perubahan gaya hidup, obat-obatan, prosedur khusus, dan rehabilitasi jantung. Tujuan utama dari penanganan Angina meliputi:
• Menurunkan frekuensi dan keparahan gejala yang timbul
• Mencegah atau menurunkan resiko AMI dan kematian.
Perubahan gaya hidup dan obat-obatan dibutuhkan atau bisa digunakan jika gejala yang timbul bersifat ringan dan tidak memburuk. Angina Unstable merupakan kondisi kegawatan yang membutuhkan penanganan di rumah sakit.
a. Perubahan Gaya Hidup.
Hal pertama yang harus dilakukan untuk merubah kebiasaan hidup adalah menghindari hal-hal yang memicu angina:
• Lakukan aktivitas secara pelan-pelan (tidak terburu-buru) dan ambil waktu istirahat, jangan memaksakan diri jika angina dipicu oleh aktivitas.
• Hindari makanan berlebihan sampai membuat kenyang, jika angina datang setelah makanan banyak.
• Mencoba untuk menghindari situasi yang mambuat jengkel, sedih, atau stress, jika angina dating karena stress, pelajari teknik manajemen stress.
Selain itu gaya hidup yang perlu diubah antara lain:
• Makan dengan diet sehat untuk mencegah dan menurunkan hipertensi, kolesterol, dan obesitas.
• Hindari rokok.
• Aktive dalan kegiatan fisik, sesuai dengan petunjuk dokter.
• Jaga berat badan dalam rentang ideal. Hindari obesitas.
• Ikuti petunjuk dokter dalam pemakaian obat-obatan, terutama jika mengidap diabetes.
b. Obat-Obatan.
Nitrates merupakan obat yang paling umum digunakan untuk mengatasi angina. Segera pakai nitrat jika terjadi angina atau diperkirakan bakal terjadi. Nitrat akan merelaksasikan dan melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah lebih mudah dan mengurangi beban kerja jantung.
Terdapat beberapa bentuk penggunaan nitrate diantaranya:
• Menghilangkan gejala angina yang terjadi dengan menggunakannya saat nyeri dimulai
• Mencegah kejadian angina dengan menggunakannya sebelum nyeri atau rasa tidak nyaman yang telah diperkirakan terjadi.
• Mengurangi frekuensi angina dengan menggunakannyaa secara teratur dalam waktu tertentu.
Nitroglycerin adalah jenis nitrate yang paling umum digunakan pada angina. Nitroglycerin yang terlarut dbawah lidah atau diantara pipi dan gusi digunakan untuk menghilangkan angina. Nitroglycerin dalam bentuk tablet dan skin patches (kaya koyo) digunakan untuk mencegah serangan angina, karena aksinya terlalu lambat untuk menghilangkan nyeri saat terjadi serangan angina..
Jenis obat-obatan yang lain:
• Beta blockers memperlambat kecepatan denyut jantung dan menurunkan tekanana darah. Obat jens ini dapat menunda atau menurunkan tekanan darah.
• Calcium channel blockers merelaksasikan pembuluh darah sehingga lebih banyak darah yang mengalir ke jantung, mwnurunkan nyeri pada angina. Obat ini juga bisa menurunkan tekanan darah..
• ACE (angiotensin-converting enzyme) inhibitors menurunkan tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada jantung. Selain itu bisa menurunkan resiko serangan dan kegagalan jantung dimasa dating.
Selain itu orang yang telah mengidap angina maka bisa menggunakan obat-obatan sebagai berikut:
• Obat-obatan penurun kolesterol
• Obatan-obatan penurun tekanan darah. .
• Obat-obatan Antiplatelet oral (missal aspirin dan clopidigrel) diminum tiap hari, untuk menghentikan pembekuan darah oleh aktivitas platelet. Platelet merupakan sel darah kecil yang bersirkulasi untuk membantu menghentikan perdarahan dengan menggabungkan diri satu sama lain untuk menutup luka kecil atau pembuluh darah kecil. Obat antiplatelet mungkin tidak cocok untuk orang yang memiliki resiko perdarahan..
• Glycoprotein IIb-IIIa inhibitors merupakan antiplatelet poten yang mencegah bekuan dari arteri. Diberikan secara intra vena di RS untuk mengobati angina selama dan seteleh angioplasty.
• Anticoagulants untuk mencegah bekuan yang terbentuk dalam arteri dan memendung aliran darah..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar